Alhamdulillah.. Wasyukurillah... "Puji syukur kehadhirat Allah SWT yang mana telah memberi kita kesehatan, sehingga masih dapat berhadir di rumah kami yang berbahagia ini, dalam rangka sama-sama menghadiri acara Khataman Al-Qur'an oleh ananda tercinta kami", demikian sepenggal tutur kata saya di acara sambutan dalam acara Khataman Al-Qur'an.Di usianya yang masih belia 9 tahun dan masih duduk di kelas 4 SD akhirnya dengan segala jerih payah dan kadang malesnya kalau disuruh ngaji, ananda tercinta MUTIARA NANDA SYAKIRAH NASUTION berhasil mengkhatamkan Al-Qur'annya. Suatu kebanggaan tiada terkira bagi saya dan istri sebagai orangtua. Ini hanyalah sebagian kecil dari tangggungjawab orangtua. Tanggungjawab yang lebih besar adalah membekalinya dengan ilmu yang bermanfaat, baik ilmu duniawi terutama sekali dengan bekal ilmu akhiratnya. Dimana kita sebagai orangtua selalu berharap mendapatkan anak yang sholeh/sholehah sebagai bekal yang dapat mendo'akan kita nanti jika telah kembali pada-Nya. Saya berharap putri semata wayangku ini dapat menjadi anak yang sholehah nantinya jika kelak dewasa.
![]() |
| Khataman Al-Qur'an - Mei 2013 |
Untuk mendapatkan suasana belajar ngaji yang nyaman baik bagi guru ngaji maupun ananda sendiri dan agar tidak membosankan yang paling pentingnya, kami pun berinisiatif menawarkan kepada tetangga barangkali aja ada anaknya yang mau belajat mengaji, supaya ikut gabung di rumah aja. Benar saja rupanya ada orangtua yang tertarik dan ikut bergabung, sehingga total anak mengaji di rumah saya ada 6 anak. Lumayan juga tuh buat nambah-nambahin penghasilan Pak Hendra.
| Sang guru ngaji "Pak Hendra" |
Yang patut saya syukuri guru ngaji ini disamping muda, pengetahuan agamanya cukup memadai. Demikian juga dengan pengucapan makhroj hurufnya juga bagus. Gini-gini kan saya tahu juga tentang 'makhroj, tajwid, panjang pendeknya mad' dan lain-lain, kan ayah saya guru ngaji juga dulunya di kampung. Rumah saya di Panyabungan itu menjadi tempat pengajian anak-anak sekampung. Hmmm...sedih...haru... jadi terkenang sama ayah almarhum..
اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
"Ya Allah, ampunilah dia dan kasihanilah dia, sejahterakanlah dia dan ampunilah dia"
"Saya sebagai orangtua dari ananda berpikir, kalaupun ananda telah Khatam Al-Qur'an pada malam yang berbahagia ini, bukan berarti pengajian di rumah ini berakhir, sama sekali tidak. Pengajian ini akan tetap berjalan sebagaimana biasa sampai semua anak-anak lainnya pada khatam. Lagian kalau sudah berhenti mengaji mana dibuka-bukanya lagi nih Al-Qur'an. Disamping itu untuk memperlancar dan mempermahir lidah, sehingga tidak lupa akan kajiannya", Itu kutipan kata-kata saya sewaktu menyampaikan pidato sambutan dari orangtua pada acara khataman tersebut.
| Sang guru ngaji dan teman-teman sepengajian ananda |
Sampai sekarang Nopember 2013 teman-teman sepengajian ananda masih ada 3 lagi yang belum selesai menamatkan Al-Qur'annya. Menurut Pak Hendra sang guru ngaji, bagi yang sudah khatam boleh ikut mengaji dengan mengikuti juz temannya yang belum selesai. Demikian kisah keluarga ini , semoga bermanfaat. Salam.
= The End =






















